Dialog Peningkatan Mutu Pendidikan SMA Negeri 1 Bukittinggi

Pada tanggal 9 dan 10 November ada 2 acara besar yang diadakan oleh Alumni SMA Negeri 1 Bukittinggi (IASMA) dalam rangka meningkatkan Mutu Pendidikan di SMA 1 Bukittinggi. Pada hari pertama kegiatannya adalah Dialog Peningkatan Mutu Guru SMAN 1 Bukittinggi dan Pada hari kedua dialog Peningkatan Mutu Lulusan SMA Negeri 1 Bukittinggi. 

Pada hari pertama acara dihadiri oleh, kepala sekolah SMA/ SMK kota Bukittinggi, Pengawas SMA/ SMK , pengurus Komite, pengurus IASMA dan Alumni, guru dan pegawai SMAN 1 Bukittinggi, dan perwakilan orang tua perkelas. Adapun  yang menjadi pembicara adalah para pakar dalam bidang pendidikan yaitu, Bapak Prof. dr. H. Fasli Jalal, Ph.D selaku mantan Wakil Mentri Pendidikan RI dan Bapak Drs. H. Burhasman, MM kepala dinas pendidikan Sumatra Barat. Acara dipandu oleh Bapak Dr. Erman Syamsuddin  alumni angkatan 75. Pertanyaan pertama ditujukan kepada bapak Fasli Jalal oleh  moderator, yaitu apa  kompetensi yang seharusnya dimiliki guru untuk meningkatkan mutu pendidikan? 

 

Menurut Bapak fasli jalal bahwa, guru harus memiliki kompetensi emosional yang matang. Kematangan emosi merupakan aspek yang sangat dekat dengan kepribadian. Seseorang dapat dikatakan telah matang emosinya apabila telah dapat berpikir secara objektif, mampu dalam mengontrol emosi, mampu berpikir realistik, memahami diri sendiri dan mampu menampakkan emosi disaat dan tempat yang tepat. Sehingga proses belajar mengajar dapat berjalan dengan baik. Kemudian guru harus memiliki Culture of learning (mau berbagi dan menerima) sesuatu pembaharuan, ini bisa dilakukan dalam musyawarah guru mata pelajaran (MGMP). Guru juga harus mengetahui progres dan perkembangan siswa, dan guru juga harus mengetahui mimpi siswa, sehingga siswa  bisa diarahkan sesuai dengan mimpi- mimpinya dan harapannya. Kesuksesan siswa 50 % ditentukan oleh kesiapan siswa itu sendiri, diantaranya kesiapan dalam konsentrasi, komunikasi, kesehatan, pengawasan terhadap bullying dll. 

Kemudian moderator menanyakan kepada Drs. H. Burhasman, MM, apa kebijakan pemerintah SUMBAR untuk meningkatkan mutu guru?. Banyak sekali pendidikan dan pelatihan yang sudah dilakukan oleh pemerintah dalam rangka meningkatkan mutu guru. Seorang Guru harus menjadi pembelajar, tanggung jawab seorang guru / pembelajar bukan sebatas pengajar saja, namun juga harus dapat mendidik, melatih dan memotivasi siswa dalam belajar.Pentingnya penguatan diberikan terhadap siswa yang dilakukan guru, seperti pemberian pujian, sehingga siswa menjadi lebih bersemangat. Dalam rangka peningkatan mutu , Orang tua juga harus memberi dukungan untuk kemajuan anak disekolah.

Kemudian bapak Ir. H. Hasnul Suhaimi, MBA, menyampaikan bahwa mengapa SMA 1 Bukittinggi tidak lagi menjadi nomor 1? untuk itu selaku ketua IASMA  beliau menyatakan perlunya  usaha peningkatan mutu guru dan siswa. Guru harus mencari alternatif pembelajaran yang menarik, berbeda, mengubah gaya mengajar menjadi lebih bervariasi dan menarik.  Kemudian ketua Alumni mengadakan MOU dengan sekolah dalam usaha peningkatan mutu pendidikan di SMA 1 Bukittinggi.

Pada hari kedua acaranya adalah  dialog Peningkatan Mutu Lulusan SMA Negeri 1 Bukittinggi dengan nara sumber : 

1.Bapak Ir. H. Hasnul Suhaimi, MBA selaku ketua IASMA dan komisaris Utama PT. POS Indonesia, 

2.Drs. H. Aristo Munandar (alumni angkatan 69 dan anggota DPRD Sumbar)

3.Drs. H. Syaurium Sy(alumni angkatan 77 dan pendiri Bimbel Nurul Fikri)

4.Drs. H. Firdaus, M.Pd Kepala Sekolah SMAN 1 Bukittinggi

Dan yang bertindak sebagai moderator adalah Dr. Erman Syamsuddin (alumni angkatan 75). Acara dihadiri oleh orang tua siswa kelas 12 beserta siswa kelas 12 dan perwakilan orang tua per kelas dan alumni dan komite. Alumni berharap siswa SMA Negeri 1 bukittinggi bisa masuk TOP 5/ TOP 10 Universitas di Indonesia. Yaitu UGM, ITB, UI, IPB, ITS, UNDIP, UNAIR, UNBRAW, UNHAS, UNY. 

Kepada siswa kelas 12 diharapkan untuk mampu merencanakan masa depannya dengan cara, kenali diri, kenali dunia kerja, dan Diri vs Dunia Kerja. Peran orang tua juga sangat besar terhadap kemajuan dan keberhasilan siswa, ditambah lagi dengan peran alumni yang membangkitkan kembali sekolahnya, menjadi sekolah yang berprestasi di tingkat  nasional.

Copyright 2011 Dialog Peningkatan Mutu Pendidikan SMA Negeri 1 Bukittinggi. All Rights Reserved.
Joomla 1.7 templates